Berita

Jelang Kedatangan Jemaah Kloter I, PPIH Embarkasi Padang Diminta Siaga Penuh

×

Jelang Kedatangan Jemaah Kloter I, PPIH Embarkasi Padang Diminta Siaga Penuh

Sebarkan artikel ini
24316d68 c44a 4c3e 843e 840213eec98b

ZONAPUBLIS – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Padang diminta siaga penuh menjelang kedatangan jemaah haji kloter pertama yang dijadwalkan mulai masuk asrama esok, Kamis, 23 April 2026.

Penguatan ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Sumatera Barat, M. Rifki saat Apel perdana, Rabu, 22 April 2026. Kesiapan ini menjadi krusial mengingat jadwal keberangkatan jemaah menuju Tanah Suci berlangsung pada dini hari.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat menegaskan bahwa seluruh petugas yang tergabung dlaam PPIH, P3IH dan temus/relawan harus memastikan kesiapan sejak awal, termasuk menempati pos pelayanan masing-masing sebelum jemaah tiba.

Baca Juga  Ketegangan di Timur Tengah, Wamen Haji Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah

“Jemaah masuk asrama (besok) pukul 06.00 WIB, keberangkatan ke tanah suci pukul pukul 01.00 WIB. Artinya, kita harus benar-benar disiplin waktu dan sudah siaga sebelum jemaah datang,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pelayanan kepada jemaah tidak sekadar tugas administratif, tetapi bentuk pengabdian dalam melayani tamu Allah atau Duyufurrahman.

“Jika kita luruskan niat untuk melayani tamu Allah, maka setiap pekerjaan yang kita lakukan akan bernilai ibadah,” katanya.

Menurutnya, pelayanan yang baik akan menghadirkan kenyamanan bagi jemaah sekaligus menjadi sumber doa bagi para petugas.

Baca Juga  Kejati Sumbar Naikkan Status Kasus Dugaan Korupsi Dana KUR Bank Nagari Talawi ke Tahap Penyidikan

“Ketika jemaah merasa terbantu dan nyaman, mereka akan mendoakan kita. Itu menjadi keberkahan dalam tugas yang kita jalankan,” ujarnya.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini merupakan momentum penting, karena menjadi tahun pertama pelaksanaan di bawah Kementerian Haji dan Umrah.

“Kita adalah bagian dari perintis. Apa yang kita lakukan hari ini akan menjadi fondasi ke depan,” katanya.

Seluruh petugas diminta tidak bekerja secara sektoral, melainkan saling membantu dalam memberikan pelayanan kepada jemaah.

“Jangan terpaku pada tugas masing-masing. Jika ada jemaah membutuhkan bantuan, segera bergerak membantu dengan penuh empati,” tegasnya.

Baca Juga  Kloter Gabungan Sumbar–Bengkulu Bertolak ke Madinah, Tersisa Sembilan Kloter yang Siap Terbang

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik daerah, embarkasi, dan institusi selama pelaksanaan tugas.

“Satu kesalahan kecil bisa berdampak besar. Karena itu, mari kita laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Dalam penyelenggaraan haji tahun ini, Kementerian Haji dan Umrah mengusung layanan ramah lansia, disabilitas, dan perempuan. Petugas diminta memberikan perhatian khusus kepada kelompok tersebut.

Penguatan kesiapan ini diharapkan mampu memastikan proses penyambutan hingga pemberangkatan jemaah berjalan tertib, aman, dan lancar.