ZONAPUBLIS– Musibah kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Kelurahan Jawi-Jawi I, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Minggu (5/6/2026) siang. Sedikitnya 10 unit rumah kontrakan dilaporkan terbakar dan menyebabkan puluhan warga kehilangan tempat tinggal.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik di salah satu rumah kontrakan. Api pertama kali terlihat sekitar pukul 14.26 WIB dan dengan cepat menjalar ke bangunan lain yang berada berdekatan.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut berupaya melakukan pemadaman awal sembari melaporkan peristiwa itu kepada pihak terkait. Kelurahan Jawi-Jawi I kemudian segera berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pariaman untuk melakukan penanganan.
Petugas Damkar yang menerima laporan langsung mengerahkan armada ke lokasi. Tim pemadam tiba sekitar pukul 14.35 WIB dan segera melakukan upaya lokalisir serta pemadaman guna mencegah api merembet ke kawasan permukiman yang lebih luas.
Setelah berjibaku selama hampir dua jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan kobaran api secara total pada pukul 16.10 WIB.
Yanti, yang terlibat dalam pendataan korban pascakebakaran, menyampaikan bahwa sedikitnya tujuh kepala keluarga terdampak langsung akibat peristiwa tersebut.
“Sebanyak 7 kepala keluarga dengan total kurang lebih 21 jiwa terpaksa dievakuasi ke tempat yang lebih aman setelah rumah kontrakan yang mereka tempati terbakar,” ujar Yanti.
Adapun warga yang terdampak terdiri dari penghuni tujuh unit kontrakan, yakni Riri (3 jiwa), Ida (2 jiwa), Faisal (5 jiwa), Dut/Kiki (3 jiwa), Frizka (1 jiwa), Rian (3 jiwa), dan Ramayani Susanti (4 jiwa).
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material yang ditimbulkan diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta.
Selain bangunan yang mengalami kerusakan berat, sejumlah harta benda milik warga turut hangus terbakar, termasuk tiga unit sepeda motor, yakni Yamaha Mio, Honda Beat, dan satu unit Honda PCX yang baru digunakan sekitar satu bulan.
Pasca-kejadian, pihak Kelurahan Jawi-Jawi I langsung melakukan pendataan terhadap korban serta mendokumentasikan kerusakan yang terjadi. Laporan awal juga telah disampaikan kepada Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pariaman guna mempercepat penyaluran bantuan darurat.
Saat ini, para korban membutuhkan berbagai bantuan mendesak seperti makanan siap saji, air bersih, pakaian layak pakai, selimut, kasur lipat, tenda pengungsian, obat-obatan, susu untuk balita, hingga bantuan stimulan perbaikan rumah.
Pemerintah kelurahan menyatakan bahwa laporan tersebut masih bersifat sementara. Pendataan lanjutan dan berita acara resmi akan diselesaikan dalam waktu 1×24 jam untuk memastikan seluruh korban memperoleh bantuan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.







