Berita

Kemenekraf, Indosat, dan Adobe Berkolaborasi Dorong Kreator Lokal Lewat Teknologi AI

×

Kemenekraf, Indosat, dan Adobe Berkolaborasi Dorong Kreator Lokal Lewat Teknologi AI

Sebarkan artikel ini
549e4908 3e3a 4121 9ca9 b731fb4cc1cc

ZONAPUBLIS – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) RI resmi menjalin kolaborasi strategis dengan perusahaan telekomunikasi Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dan penyedia perangkat lunak global Adobe. Kerja sama tripartit ini bertujuan untuk mempercepat transformasi digital dan memberdayakan para kreator konten lokal agar mampu memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menjadi peluang ekonomi nyata.

Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa fondasi utama ekonomi kreatif nasional berakar pada kekayaan intelektual dan budaya bangsa. Kehadiran teknologi AI diharapkan mampu menjadi akselerator, bukan pengganti peran manusia.

“Di era AI ini, fokus kami adalah memanfaatkan teknologi untuk memperkuat kreativitas manusia, bukan menggantikannya, agar ide-ide dapat dikembangkan, dilindungi, dan diwujudkan menjadi peluang yang lebih besar,” ujar Teuku Riefky dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (16/6/2026).

Baca Juga  Kejari Padang Alihkan Penahanan Tersangka BSN ke Tahanan Kota, Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Kredit BNI Tetap Berlanjut

Kolaborasi ini mengintegrasikan program unggulan dari ketiga pihak. Kemenekraf menyertakan program ECHOES(Ekraf Creates Harmony on Education Sector), sebuah inisiatif Goes to School and Campus untuk meningkatkan literasi digital dan adopsi AI di kalangan pelajar.

Di sisi lain, Indosat mengandalkan GENSi (Generasi Terkoneksi), platform pemberdayaan anak muda yang tahun ini ditargetkan mampu menjangkau 15.000 peserta di seluruh Indonesia melalui jaringan nasionalnya.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengungkapkan bahwa talenta muda Indonesia saat ini sangat melimpah, namun masih membutuhkan jembatan berupa akses fasilitas dan pelatihan yang tepat.

Baca Juga  Indosat Cetak Rekor Pendapatan Rp15,2 Triliun di Kuartal I-2026, Pacu Strategi AI

“Dengan menggabungkan kekuatan AI, kreativitas, dan kolaborasi, kami ingin membantu generasi kreator berikutnya mengembangkan potensi mereka secara maksimal dan memberikan dampak nyata,” kata Vikram.

Dalam kemitraan ini, Adobe memberikan dukungan konkret lewat penyediaan kurikulum Adobe Digital Academyyang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, serta akses premium gratis aplikasi Adobe Express selama enam bulan bagi pelanggan Indosat (IM3 dan Tri).

Menariknya, Adobe memilih Indonesia sebagai negara pertama di dunia untuk meluncurkan program monetisasi kreator perdana mereka. Melalui program ini, para kreator lokal dapat merancang template khusus dan langsung memperoleh pendapatan dari karya digital mereka.

President of Creativity & Productivity Business Adobe, David Wadhwani, menyatakan kekagumannya terhadap ekosistem kreatif di Indonesia.

Baca Juga  BUMN Pulangkan 116.688 Pemudik ke 200 Kota di Seluruh Indonesia melalui Mudik Gratis 2026

“Kami bangga dapat mendukung para kreator Indonesia dengan menghadirkan Adobe Express ke lebih banyak orang, menyediakan kurikulum, serta membuka jalan bagi mereka untuk memperoleh penghasilan dari karya yang diciptakan,” tutur David.

Guna memberikan dampak jangka panjang, para peserta terbaik yang terjaring dalam kolaborasi ini akan diberikan kesempatan untuk memamerkan karya mereka di ajang IdeaFest, salah satu festival industri kreatif terbesar di Indonesia.

Langkah ini diharapkan dapat membuka akses jejaring (networking) yang lebih luas antara kreator muda dengan para pelaku industri, investor, serta calon mitra strategis demi mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif nasional yang berkelanjutan.