ZONAPUBLIS – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) kembali menyalurkan bantuan bencana tahap II untuk masyarakat terdampak di Sumatera Barat. Bantuan tersebut diangkut menggunakan KRI Makassar yang dijadwalkan sandar di Pelabuhan Teluk Bayur, Kota Padang, pada Kamis malam.
Penyaluran bantuan tahap II ini merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana dan akan mulai didistribusikan pada Jumat (19/12/2025) ke sejumlah daerah terdampak di Sumbar.
Bantuan pangan ini difokuskan untuk sembilan kabupaten dan kota, yakni Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Pesisir Selatan, serta Kabupaten Solok. Distribusi dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah.
Sesuai jadwal, truk pengangkut dari kabupaten dan kota penerima mulai memasuki area Pelabuhan Teluk Bayur pada Kamis malam. Proses pembongkaran logistik dilakukan pada Jumat dini hari, dilanjutkan dengan serah terima bantuan dari Kementerian Pertanian kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat pada Jumat pagi.
Serah terima sekaligus pelepasan distribusi bantuan ke daerah tujuan tersebut direncanakan disaksikan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan bantuan sampai kepada masyarakat terdampak.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti, selaku Penanggung Jawab Penyaluran Bantuan Kementan–Bapanas di Sumatera Barat, menegaskan bahwa seluruh proses distribusi bantuan dilakukan dengan pengawasan ketat dan mengedepankan prinsip akuntabilitas.
“Bantuan harus diterima masyarakat terdampak secara cepat, tepat, dan utuh. Tidak boleh ada penyimpangan dalam bentuk apa pun. Pengawasan dilakukan sejak pembongkaran hingga bantuan tiba di daerah sasaran,” kata Idha.
Selain itu, quality control terhadap bantuan pangan dilakukan secara berjenjang. Aparat keamanan dan unsur terkait turut dilibatkan guna memastikan distribusi berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran.
Melalui penyaluran bantuan bencana tahap II ini, pemerintah berharap kebutuhan pangan masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat dapat segera terpenuhi, sehingga proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan optimal.







