Berita

Kondisi Jembatan Muaro Penjalinan Padang Dipastikan Aman, BPJN Sumbar Sebut Tidak Ada Pergeseran Struktur

×

Kondisi Jembatan Muaro Penjalinan Padang Dipastikan Aman, BPJN Sumbar Sebut Tidak Ada Pergeseran Struktur

Sebarkan artikel ini
IMG 20251128 164449
Kondisi jembatan kembar di kawasan Muaro Penjalinan, Kota Padang usai diterjang banjir bandang, Jumat (28/11/2025). BPJN Sumbar pastikan jembatan tersebut dalam kondisi aman usai diterjang banjir bandang. (Fajar)

ZONAPUBLIS – Jembatan kembar yang berada di kawasan Muaro Penjalinan, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), sempat menjadi sorotan setelah beredar kabar mengenai dugaan pergeseran struktur akibat hantaman banjir bandang beberapa hari terakhir.

Informasi tersebut semakin meluas setelah muncul video yang menunjukkan derasnya aliran sungai di DAS Aia Dingin yang hampir mencapai permukaan jembatan.

Dalam video yang beredar di berbagai platform media sosial itu, terlihat jelas bagaimana debit air mengalami peningkatan signifikan.

Arus sungai yang membawa material kayu dalam jumlah besar, mulai dari ukuran kecil hingga batang berdiameter besar, tampak tersangkut pada pondasi jembatan.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat, terutama para pengendara yang melintasi jembatan, mengingat tekanan air dan benturan material keras dapat memengaruhi stabilitas struktur bangunan.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi juga mengungkapkan ketakutan mereka ketika melihat banjir bandang menghantam bagian bawah jembatan.

Baca Juga  Dukung Asta Cita Presiden, Bupati Solok Hadiri Rakornas Sinergi Pemerintahan Umum di Jakarta

Beberapa bahkan memilih menghindari lokasi selama beberapa jam karena khawatir jembatan mengalami kerusakan serius.

Situasi ini kemudian menimbulkan spekulasi liar mengenai adanya retakan dan pergeseran konstruksi jembatan kembar Muaro Penjalinan.

Menanggapi keresahan publik tersebut, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat segera melakukan peninjauan langsung ke lokasi.

Tim teknis diturunkan untuk melakukan pengecekan menyeluruh terhadap struktur utama jembatan, termasuk joint, handrail, serta kondisi permukaan jalan.

Pada Update Kondisi Jembatan Muaro Penjalinan A & B yang dirilis pada Jumat, 28 November 2025, pukul 10.00 WIB, BPJN Sumbar menegaskan bahwa hasil inspeksi tidak menunjukkan adanya pergeseran struktur jembatan.

Joint (besi sambungan) pada area trotoar juga dilaporkan berada pada elevasi yang sama antara kiri dan kanan, sehingga tidak ditemukan indikasi penurunan atau pergeseran.

Baca Juga  Wako Padang Tinjau Proyek Jalan dan Drainase, Targetkan Pengendalian Banjir dan Akses Wisata

Selain itu, handrail jembatan terpantau dalam posisi lurus dan stabil, menandakan tidak adanya deformasi akibat tekanan arus banjir.

BPJN juga memastikan bahwa struktur utama jembatan tetap kokoh dan tidak mengalami perubahan yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Meski demikian, BPJN menemukan adanya dua lubang pada permukaan tengah jembatan yang diakibatkan oleh lapisan aspal yang terkelupas.

Kerusakan minor tersebut disebabkan oleh tingginya debit air yang menghantam badan jalan serta material kayu yang terbawa arus.

Untuk mencegah kecelakaan lalu lintas, rambu pengaman dan tanda peringatan langsung dipasang di titik-titik rawan.

BPJN menyatakan bahwa pemantauan jembatan akan dilanjutkan secara berkala, terutama mengingat kondisi cuaca di Sumatera Barat yang masih berpotensi hujan lebat dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga  BNNP Sumbar Gagalkan Peredaran 44 Kg Ganja Jaringan Sumut-Sumbar, Tiga Orang Diamankan

Tim teknis juga disiagakan untuk melakukan tindakan tanggap cepat apabila ditemukan kerusakan lanjutan atau perubahan struktur yang mengkhawatirkan.

“Kami memastikan kondisi jembatan masih aman dilewati. Namun masyarakat tetap kami imbau agar berhati-hati dan memperhatikan rambu yang telah dipasang petugas,” demikian keterangan BPJN dalam laporan resminya.

Sementara itu, warga berharap agar proses perbaikan pada bagian yang mengalami kerusakan dapat segera dilakukan, mengingat jembatan Muaro Penjalinan merupakan salah satu akses penting yang menghubungkan berbagai kawasan di Kota Padang.

Dengan adanya klarifikasi resmi dari BPJN Sumbar, masyarakat kini dapat kembali merasa lebih tenang.

Namun kewaspadaan tetap diperlukan, mengingat intensitas hujan di wilayah Sumbar yang masih tinggi dan berpotensi menimbulkan banjir susulan.