BeritaPeristiwa

Lansia 67 Tahun Diduga Hilang di Kawasan Hutan Agam, Tim SAR Padang Kerahkan Personel Pencarian

×

Lansia 67 Tahun Diduga Hilang di Kawasan Hutan Agam, Tim SAR Padang Kerahkan Personel Pencarian

Sebarkan artikel ini
IMG 20260806 WA0002

ZONAPUBLIS– Seorang perempuan lanjut usia bernama Syafrida (67) dilaporkan hilang setelah diduga masuk ke kawasan hutan di Jorong Batang Silasiah, Tabek Gadang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Padang mengerahkan tim penyelamat untuk melakukan operasi pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Padang, Abdul Malik, mengatakan laporan diterima pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 09.56 WIB.

“Setelah menerima informasi adanya seorang warga yang diduga hilang di kawasan hutan Jorong Batang Silasiah, kami segera mengerahkan tim dari Pos SAR 50 Kota menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian,” ujar Abdul Malik.

Baca Juga  Jasad Pemuda yang Tenggelam di Embung Solok Selatan Berhasil Ditemukan

Korban diketahui bernama Syafrida (67), seorang perempuan yang merupakan warga Ateh Manjayo, Jorong Kubang Duo Koto Panjang, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam.

Berdasarkan informasi yang diterima, Syafrida terakhir kali terlihat pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 05.36 WIB. Saat itu, ia mengenakan gamis berwarna hitam kehijau-hijauan dan berjalan menuju arah Jorong Batang Silasiah, Tabek Gadang.

Seorang warga setempat sempat melarang dan mengingatkan korban agar tidak melanjutkan perjalanan ke kawasan hutan. Namun, korban tetap berjalan menuju area tersebut. Hingga kini, Syafrida belum kembali ke rumah sehingga pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.

Baca Juga  Polres Pasaman Tangkap Dua Pelaku Curas, Kerugian Korban Capai Rp125 Juta

Abdul Malik menjelaskan, pada Kamis pukul 10.10 WIB, sebanyak lima personel Rescuer Pos SAR 50 Kota diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Jarak tempuh dari Pos SAR 50 Kota ke lokasi pencarian sekitar 36,4 kilometer dengan estimasi perjalanan kurang lebih satu setengah jam.

“Tim akan melakukan penyisiran di lokasi yang diduga menjadi jalur terakhir korban. Kami juga berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan dan masyarakat setempat untuk memperluas area pencarian sehingga korban dapat segera ditemukan,” kata Abdul Malik.