Berita

Pemerintah Kirim Genset dan Ponsel Pintar untuk Warga Terdampak Banjir di Sumatra

×

Pemerintah Kirim Genset dan Ponsel Pintar untuk Warga Terdampak Banjir di Sumatra

Sebarkan artikel ini
IMG 20251222 WA0072

ZONAPUBLIS – Pemerintah menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa genset dan ponsel pintar kepada warga terdampak banjir di sejumlah wilayah Sumatra.

Bantuan tersebut ditujukan untuk mempercepat pemulihan layanan dasar, khususnya pasokan listrik dan akses komunikasi di daerah terdampak bencana.

Bantuan dilepas secara resmi oleh Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Fifi Aleyda Yahya, mewakili Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (22/12/2025).

Penyaluran bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kemkomdigi dan Telkomsel.

Fifi menyampaikan, bantuan tersebut bertujuan memastikan masyarakat terdampak tetap dapat berkomunikasi, memperoleh informasi, serta menjaga ketenangan di tengah situasi darurat akibat banjir.

Baca Juga  Tiga Anak Tenggelam di Kawasan Pantai Pasia Nan Tigo: Dua Meninggal, Satu Dalam Pencarian

“Bantuan ini merupakan simbol kehadiran negara bersama sektor swasta untuk meringankan beban masyarakat terdampak banjir di Sumatra, sekaligus wujud gotong royong agar kehidupan warga dapat segera pulih pascabencana,” ujar Fifi.

Adapun bantuan logistik yang disalurkan meliputi 100 unit genset berkapasitas 10 KVA untuk pemulihan pasokan listrik darurat, serta 500 unit ponsel pintar guna menunjang kebutuhan komunikasi masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan 1.500 paket perlengkapan ibadah yang terdiri dari jilbab, mukena, dan Al-Qur’an.

Bantuan tersebut akan didistribusikan ke seluruh wilayah terdampak banjir di Sumatra, dengan prioritas daerah yang mengalami dampak paling parah, seperti Kabupaten Aceh Tamiang, Takengon di Kabupaten Aceh Tengah, serta Blangkejeren di Kabupaten Gayo Lues.

Baca Juga  Irsyad Maulana Resmi Jadi Pemain Baru PERSIS Solo

Menurut Fifi, kondisi di lapangan masih sangat dinamis. Meski jaringan telekomunikasi di sejumlah wilayah telah kembali tersedia, banyak warga yang tidak dapat berkomunikasi karena perangkat telepon seluler mereka rusak atau hilang akibat banjir.

“Di beberapa lokasi sinyal sebenarnya sudah ada, tetapi ponsel warga rusak atau hanyut terbawa banjir. Karena itu, bantuan ponsel ini menjadi sangat penting,” jelasnya.

Fifi menambahkan, penyaluran bantuan ponsel dan genset dilakukan secara fleksibel tanpa kriteria penerima yang kaku.

Penentuan penerima bantuan disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan melalui koordinasi antara Telkomsel, pemerintah daerah, dan tim tanggap bencana.

Baca Juga  Viral Dua WNI Diduga Disekap dan Disiksa di Myanmar, Minta Pertolongan untuk Pulang

Selain untuk menjaga konektivitas, bantuan perlengkapan ibadah diharapkan dapat memberikan ketenangan dan penguatan batin bagi masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu warga tetap terhubung dengan keluarga serta memperoleh ketenangan di tengah masa sulit,” tuturnya.

Kemkomdigi, lanjut Fifi, berkomitmen untuk terus mempercepat pemulihan infrastruktur digital agar seluruh wilayah terdampak bencana dapat kembali terhubung dan memperoleh akses informasi secara normal.