ZONAPUBLIS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) 50 Kota menegaskan kesiapannya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Tahun 2026 yang akan digelar pada 2 hingga 14 Oktober mendatang.
Kepastian tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakernis) yang dipimpin Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) di Ruang Rapat Bupati 50 Kota, Kamis (30/7/2026). Rapat dihadiri Kadispora 50 Kota, Ketua Panitia Persiapan Porprov 2026 Septri, Anggota SC Porprov Fazril Ale, Koordinator Bidang Pertandingan Jasman Heri, Sekretaris Umum KONI 50 Kota, serta para Technical Delegate (TD) cabang olahraga.
Dalam perhelatan akbar tersebut, Kabupaten 50 Kota akan mempertandingkan tiga cabang olahraga, yakni:
- Pencak Silat: Aula Kampus Politani Payakumbuh
- Futsal: Kecamatan Situjuh
- Menembak: Lapangan Tembak Polres 50 Kota
Kadispora Kabupaten 50 Kota, Elsiwa Fajri, memastikan bahwa koordinasi lintas sektor berjalan lancar dan prinsip kesiapan daerah tidak mengalami kendala berarti.
Terkait dinamika politik daerah yang tengah menghangat—di mana pertanggungjawaban keuangan daerah oleh Bupati 50 Kota sempat ditolak DPRD—Elsiwa memastikan hal tersebut tidak akan mengganggu penyelenggaraan maupun anggaran Porprov. Pemkab 50 Kota telah menyiapkan strategi penganggaran melalui APBD Perubahan 2026 yang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Eskalasi politik di sini Insya Allah tidak akan mengganggu jalannya Porprov maupun penganggarannya,” tegas Elsiwa.
Sementara itu, Ketua Panitia Persiapan Porprov, Septri, menjelaskan bahwa Rakernis ini memfokuskan pembahasan pada sinkronisasi antara pengurus provinsi (Pengprov) dan pengurus cabang (Pengcab) cabor dengan pihak tuan rumah. Pembahasan mencakup kesiapan teknis, venue pertandingan, akomodasi wasit dan panitia, hingga pemondokan kontingen peserta.
“Selain perencanaan yang dimatangkan, tentu harus ada juga alternatif yang disiapkan dan dikoordinasikan dengan dinas atau pemerintah daerah agar kegiatan Porprov berjalan dengan lancar,” ujar Septri.
Septri menambahkan, komunikasi yang solid antara Pengcab, Pengprov, dan tuan rumah menjadi kunci utama suksesnya perhelatan ini. Dengan adanya rapat teknis tersebut, seluruh pihak terkait kini tinggal melakukan tahap pengawasan akhir terhadap kesiapan di lapangan.
“Secara persiapan, tuan rumah sudah clear. Alhamdulillah, apa yang diharapkan selama ini sudah duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan di bawah,” pungkasnya.










