Berita

Perumda Air Minum Kota Padang Perbaiki Accelerator IPA Gunung Pangilun, Berikut Wilayah yang Terdampak Gangguan

×

Perumda Air Minum Kota Padang Perbaiki Accelerator IPA Gunung Pangilun, Berikut Wilayah yang Terdampak Gangguan

Sebarkan artikel ini
8d237d10 37d9 4e65 a6f8 9a831d38bb67

ZONAPUBLIS – Perumda Air Minum Kota Padang resmi memulai pekerjaan perbaikan pada bangunan accelerator Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun, Selasa (21/7/2026). Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen manajemen untuk mengoptimalkan kembali pengolahan air baku serta meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, khususnya pascabencana yang sempat merusak sejumlah komponen vital di fasilitas tersebut.

Bangunan accelerator memiliki peran yang sangat sentral dalam proses penjernihan air baku, karena menggabungkan tiga tahapan utama yakni koagulasi, flokulasi, dan pengendapan atau sedimentasi dalam satu sistem terpadu. Kerusakan pada sejumlah komponen akibat bencana membuat perbaikan menyeluruh harus segera dilakukan agar proses pengolahan air dapat berjalan optimal dan menghasilkan kualitas air bersih yang lebih baik.

Baca Juga  Baling-baling KMP Gambolo Terbelit Tali di Selat Mentawai, 97 Penumpang Selamat

Proyek perbaikan ini merupakan bantuan dari pemerintah yang pengerjaannya dipercayakan kepada PT Hutama Karya. Proses pengerjaan diperkirakan memakan waktu sekitar empat minggu, dengan target penyelesaian yang diupayakan bisa lebih cepat tergantung pada faktor cuaca dan kualitas pekerjaan di lapangan.

Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, menyampaikan bahwa perbaikan ini berimbas pada terganggunya pasokan air bersih di sejumlah wilayah pelayanan pusat Kota Padang dengan tingkatan dampak yang bervariasi.

“Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kami, pada hari ini, 21 Juli 2026, kami melakukan perbaikan accelerator IPA Gunung Pangilun. Pekerjaan ini akan memakan waktu kurang lebih empat minggu. Kami akan selalu mengontrol dan memastikan pekerjaan ini bisa selesai lebih cepat. Mudah-mudahan cuaca mendukung sehingga perbaikan dapat segera diselesaikan,” ujar Hendra saat memberikan keterangan di Kantor Perumda Air Minum Kota Padang, Selasa (21/7/2026).

Baca Juga  Perumda AM Kota Padang Jadi Satu-satunya Perusahaan Air Minum Berlabel Halal di Sumatera

Selama kurun waktu pemeliharaan tersebut, beberapa wilayah seperti area GOR, S. Parman, Sawahan, Aur Duri, Lubuk Lintah, Kalumbuk, dan Batang Arau diperkirakan tetap menerima aliran air pada siang hari namun dengan tekanan yang melemah. Sementara itu, kawasan Jati Adabiah, Ampang, Belanti, Nipah, Parak Gadang, dan Sisingamangaraja diprediksi hanya akan menerima pasokan air pada malam hari.

Adapun wilayah Purus, Pancasila, Rohana Kudus, Pasopati, dan Jondul Rawang berpotensi mengalami kondisi air mati total, baik siang maupun malam.

Menyikapi potensi gangguan tersebut, Perumda Air Minum Kota Padang telah menyiagakan armada mobil tangki sebagai pasokan air darurat bagi pelanggan yang terdampak secara total.

Baca Juga  Satpol PP, TNI, dan BNN Jaring Sembilan Orang Tanpa Identitas di Padang

“Kami mohon maaf atas terganggunya pelayanan kepada beberapa pelanggan. Bagi pelanggan yang airnya tidak mengalir sama sekali, silakan melapor melalui Call Center 150030 pada jam kerja, atau melalui pesan langsung di Instagram resmi Perumda Air Minum Kota Padang. Jika ada gangguan, kami akan memberikan pelayanan secara maksimal melalui mobil tangki,” tutur Hendra.

Hendra menegaskan kembali bahwa pengerjaan fisik ini dilakukan semata-mata demi kepentingan dan kenyamanan pelanggan dalam jangka panjang, agar kualitas air olahan yang didistribusikan ke rumah warga kembali bersih dan optimal.