Berita

Prakiraan Cuaca Sumbar Kamis, 22 Januari 2026

×

Prakiraan Cuaca Sumbar Kamis, 22 Januari 2026

Sebarkan artikel ini
IMG 9673

ZONAPUBLIS – ​Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Provinsi Sumatera Barat yang berlaku pada Kamis, 22 Januari.

Secara umum, sebagian besar wilayah kabupaten dan kota di Sumatera Barat diprediksi akan diselimuti kondisi cuaca berawan dengan variasi suhu yang cukup kontras di beberapa titik.

​Dominasi cuaca berawan diperkirakan terjadi di hampir seluruh wilayah, mulai dari Pesisir Selatan, Sijunjung, Tanah Datar, hingga wilayah kepulauan seperti Mentawai.

Kota Padang sendiri diprediksi akan tetap berawan dengan suhu udara berkisar antara 17 hingga 27 derajat Celsius serta tingkat kelembapan di angka 61 hingga 90 persen.

Baca Juga  Gakkum Kehutanan Limpahkan Tersangka Pembalakan Liar di Solok ke Kejari, Barang Bukti 3 Alat Berat dan 152 Batang Kayu Diserahkan

​Perbedaan suhu yang cukup mencolok terlihat di wilayah Solok, di mana suhu minimum terpantau cukup rendah mencapai 14 derajat Celsius.

Sebaliknya, wilayah pesisir dan dataran rendah seperti Kota Pariaman dan Pasaman Barat diperkirakan mengalami cuaca yang lebih hangat dengan suhu maksimal mencapai 30 derajat Celsius.

​Berbeda dengan wilayah lainnya yang mayoritas berawan, wilayah Pasaman Barat mendapatkan catatan khusus. BMKG memprakirakan adanya fenomena udara kabur di daerah tersebut.

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, terutama para pengendara, diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap jarak pandang yang mungkin berkurang.

Baca Juga  Pesisir Selatan Diguncang Gempa Magnitudo 3,1 Malam Ini

​Tingkat kelembapan di wilayah Sumatera Barat terpantau cukup tinggi, rata-rata berada di atas 60 persen. Wilayah Solok Selatan dan Lima Puluh Kota mencatatkan tingkat kelembapan tertinggi yang diprediksi dapat mencapai 95 hingga 97 persen, yang menandakan kondisi udara yang cukup lembap sepanjang hari.

​Masyarakat diimbau untuk tetap memantau perkembangan cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi perubahan cuaca yang sewaktu-waktu dapat terjadi.