ZONAPUBLIS – Industri perfilman tanah air resmi mencatatkan sejarah baru tepat di awal tahun 2026. Film komedi produksi Imajinari, Agak Laen: Menyala Pantiku!, dinobatkan sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa setelah secara resmi melampaui rekor penonton film Jumbo dan KKN di Desa Penari.
Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh rumah produksi Imajinari per Jumat (2/1/2026), film arahan sutradara Muhadkly Acho ini telah mengumpulkan total 10.250.000 penonton hanya dalam waktu 36 hari penayangan.
Angka ini membawa kuartet komika Boris Bokir, Indra Jegel, Bene Dion, dan Oki Rengga melesat ke posisi puncak box office nasional.
Momentum libur Tahun Baru 2026 menjadi kunci kemenangan film ini. Setelah menutup tahun 2025 dengan menembus angka psikologis 10 juta penonton pada 31 Desember, Agak Laen 2 hanya membutuhkan waktu singkat untuk menyalip pemegang rekor sebelumnya, yaitu film animasi Jumbo (10.233.002 penonton) dan fenomena horor KKN di Desa Penari (10.061.033 penonton).
“ALHAMDULILLAH, PUJI TUHAN. Pilem Agak Laen: Menyala Pantiku! telah resmi memecahkan rekor dan menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa, pasukaann!” tulis akun resmi @imajinari.id dalam unggahan penuh haru.
Keberhasilan ini menandai pergeseran selera pasar yang signifikan. Setelah bertahun-tahun takhta film terlaris didominasi oleh genre horor, Agak Laen: Menyala Pantiku! membuktikan bahwa komedi murni dengan kedekatan emosional tetap menjadi magnet utama bagi masyarakat Indonesia.
Film ini menceritakan petualangan empat detektif kepolisian yang terancam dipecat. Sebagai kesempatan terakhir, mereka harus menyamar di sebuah panti jompo bernama Wisma Kasih untuk mengusut kasus pembunuhan.
Premis yang segar, dipadukan dengan isu-isu humanis seperti biaya kuliah adik hingga beban ekonomi keluarga, dinilai menjadi faktor utama penonton rela kembali ke bioskop lebih dari satu kali.
Produser Ernest Prakasa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para “pasukan” (sebutan penggemar Agak Laen) yang terus mengawal film ini sejak rilis pada 27 November lalu.
Hingga saat ini, film tersebut masih ditayangkan di ratusan layar bioskop di seluruh Indonesia, sehingga jumlah penonton diprediksi akan terus bertambah dan memperlebar jarak rekor tersebut.











