Berita

Sekolah Hanyut karena Banjir Bandang, Siswa SDN 49 Padang Numpang Ujian di Sekolah Lain

×

Sekolah Hanyut karena Banjir Bandang, Siswa SDN 49 Padang Numpang Ujian di Sekolah Lain

Sebarkan artikel ini
FB IMG 1765291807340

ZONAPUBLIS – Nasib tragis menimpa seluruh siswa SDN 49 Batang Kabung, Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat. Ketika banjir bandang, Jumat (28/11/2025) lalu, bangunan sekolah tersebut hanyut diterjang banjir. Tak ada yang bersisa sedikitpun.

Kini, seluruh siswa dan guru tak punya sekolah. Sementara, Senin (8/12/2025) ini, seluruh siswa SD mengikuti ujian Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS). Seluruh siswa terpaksa numpang ke sekolah lain.

“SDN 49 hanyut dibawa banjir, kini seluruh siswa harus numpang ujian di sekolah lain,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang melalui Sekretarisnya, Nurfitri, Senin siang.

Baca Juga  Diduga Selewengkan BBM Subsidi, Dua Orang Diamankan Polres Agam Bersama 13 Jeriken Bio Solar

Seluruh siswa SDN 49 harus numpang di SD IT Buah Hati yang letaknya tak jauh dari bekas SDN 49. Sebanyak 84 siswa nampak serius mengikuti ujian meski saat banjir lalu ada yang menjadi korban.

“Ujian berlangsung dengan lancar, seluruh siswa tetap konsentrasi mengerjakan soal,” terang Nurfitri.

Ketika banjir lalu, seragam sekolah siswa ada yang hanyut terbawa banjir. Beruntungnya, seluruh siswa hadir tepat waktu dan mengenakan seragam sekolah lengkap. Sebab pada Kamis lalu, sejumlah siswa dibantu pakaian seragamnya oleh SD Kalam Kudus.

Baca Juga  Terduga Pelaku Persetubuhan Anak di Bawah Umur Ditangkap Polisi di Pasaman Barat

“Seluruh siswa melaksanakan ujian dengan berseragam lengkap, siswa dibantu pakaian seragamnya oleh pihak lain,” beber Nurfitri.

Nurfitri memastikan, pelaksanaan ujian akhir semester itu berlangsung lancar. Orang tua juga antusias mengantarkan anaknya ke sekolah.

Sisi lain Nurfitri mengatakan, cukup banyak siswa sekolah di Kota Padang yang terdampak bencana banjir pada akhir November lalu. Disdikbud mencatat, sebanyak 1.229 ikut menjadi korban banjir lalu.

“Ada 1.229 siswa terdampak, 640 orang siswa SMP dan 589 siswa SD,” pungkasnya.