ZONAPUBLIS – Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) menggelar uji Computer Assisted Test (CAT) bagi calon Siswa Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2026.
Sebanyak 27 peserta mengikuti rangkaian tes yang dipusatkan di SMKN 2 Padang, Rabu (28/1/2026).
Ujian ini merupakan tahapan krusial yang mencakup tiga instrumen penilaian: Tes Kompetensi Keahlian (TKK) Aspek Pengetahuan, CAT Assessment Media Informasi (AMI), serta CAT Inventory Penelusuran Mental Kepribadian (PMK).
Karo SDM Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, menegaskan bahwa penggunaan sistem CAT adalah bukti komitmen Polri dalam menjaga integritas rekrutmen.
Dengan sistem ini, hasil ujian peserta dapat dipantau secara langsung (real-time) sesaat setelah ujian selesai.
“Dari 27 peserta yang hadir (18 pria dan 9 wanita), nilai tertinggi pada aspek pengetahuan mencapai angka 74. Hasil CAT AMI dan PMK nantinya akan menjadi dasar pemetaan untuk tahapan wawancara oleh Bidpropam,” ujar Kombes Pol Anissullah.
Ia menambahkan, Polri mencari calon perwira yang mampu beradaptasi dengan era Digital Society 5.0. Tak hanya cerdas secara akademis, peserta dituntut memiliki integritas tinggi dan loyalitas kepada NKRI.
Senada dengan hal itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, memastikan proses seleksi berlangsung tanpa celah penyimpangan. Pengawasan ketat dilakukan secara internal oleh Itwasda dan Bidpropam.
“Prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) adalah harga mati. Kami juga menyiagakan tim kesehatan dari Biddokes untuk memastikan kondisi fisik peserta selama ujian,” tegas Susmelawati.
Polda Sumbar mengimbau masyarakat, terutama orang tua peserta, agar tidak tergiur janji oknum yang mengklaim bisa meloloskan calon siswa dengan imbalan uang.
“Kelulusan murni ditentukan oleh kemampuan, persiapan, dan prestasi masing-masing peserta. Jangan percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan secara instan,” tutupnya.














