Berita

Sempat Hilang di Hulu Sungai Ranggeh, Tujuh Pemuda Agam Berhasil Dievakuasi

×

Sempat Hilang di Hulu Sungai Ranggeh, Tujuh Pemuda Agam Berhasil Dievakuasi

Sebarkan artikel ini
IMG 9797
Screenshot

ZONAPUBLIS – Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi tujuh pemuda yang sempat dinyatakan hilang di kawasan hulu Sungai Ranggeh, Kenagarian Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.

Seluruh korban ditemukan dalam kondisi selamat pada Senin (26/1/2026) dini hari.

Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik, menjelaskan bahwa ketujuh pemuda tersebut awalnya bertolak menuju hulu sungai pada Minggu (25/1) sekitar pukul 09.00 WIB.

Mereka direncanakan kembali pada sore hari, namun hingga malam tiba, rombongan tak kunjung melapor ke posko.

Baca Juga  Polsek Tanjung Mutiara Pantau Stok BBM di SPBU Gasan Kaciak, Pastikan Situasi Kondusif

“Rencananya mereka kembali pukul 16.00 WIB, tetapi hingga malam hari keberadaan mereka tidak diketahui. Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian ini pada pukul 21.22 WIB,” ujar Abdul Malik dalam keterangan tertulisnya.

Merespons laporan tersebut, Unit Siaga SAR Agam segera dikerahkan ke lokasi kejadian. Tiba di lokasi pada pukul 22.25 WIB, tim rescue langsung berkoordinasi dengan unsur TNI, Polri, serta masyarakat setempat untuk memulai penyisiran.

Tantangan utama dalam pencarian ini adalah jarak pandang yang sangat terbatas akibat kondisi medan di malam hari. Namun, upaya tersebut membuahkan hasil pada pukul 00.38 WIB saat tim gabungan berhasil menemukan posisi seluruh korban.

Baca Juga  Nelayan Hilang saat Menjaring di Muaro Sunua Ditemukan Meninggal Dunia

Berdasarkan data tim medis di lapangan, dua dari tujuh korban mengalami luka fisik, dengan rincian Romi (17) mengalami cedera alat gerak, Andika (21) menderita luka luar, sementara lima korban lainnya yakni Fahri (14), Fakhri (21), Rifal (16), Bima (17), dan Farel (16) ditemukan dalam keadaan mengalami kelelahan fisik.

Seluruh korban berhasil dibawa kembali ke Posko Utama pada pukul 02.15 WIB untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Operasi SAR secara resmi ditutup pada pukul 02.50 WIB setelah dilakukan briefing penutup bersama seluruh unsur terkait.

Baca Juga  Dharmasraya Salurkan Bantuan 2,5 Ton Beras dan Rp100 juta ke Tanah Datar

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, mulai dari TNI, Polri, hingga masyarakat yang telah bahu-membahu dalam semangat Quick Action sehingga para korban dapat segera ditemukan,” tutup Abdul Malik.