Berita

Sentuhan Medis di Balik Banjir, Polda Sumbar Obati 103 Warga Terdampak

×

Sentuhan Medis di Balik Banjir, Polda Sumbar Obati 103 Warga Terdampak

Sebarkan artikel ini

ZONAPUBLIS – Polda Sumatera Barat (Sumbar) bergerak cepat memastikan kesehatan warga tetap terjaga di tengah masa tanggap darurat bencana.

Melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes), Polri memberikan layanan medis gratis bagi warga terdampak banjir di Kota Padang pada Minggu (18/1/2026).

Sebanyak 103 warga yang berada di tujuh titik posko pengungsian dan hunian sementara (huntara) mendapatkan pemeriksaan kesehatan intensif.

Tim medis Biddokkes menyisir lokasi-lokasi strategis, mulai dari Huntara Lubuk Buaya, Batu Busuk, Lubuk Minturun, Gunung Nago, Tabing Banda Gadang, Gurun Laweh, hingga kawasan Nanggalo.

Baca Juga  Jalur Padang-Bukittinggi Terputus, Trafik Tol Padang-Sicincin Menurun

Layanan medis ini difokuskan pada pengobatan penyakit yang kerap muncul pascabanjir, seperti penyakit kulit, gangguan pencernaan, hipertensi, hingga infeksi saluran pernapasan seperti batuk dan flu.

Respons Cepat di Masa Darurat Plt. Kabiddokkes Polda Sumbar, dr. Faizal, menjelaskan bahwa bakti kesehatan ini merupakan langkah nyata Polri dalam membantu masyarakat yang sulit mengakses fasilitas medis akibat bencana.

“Hingga sore hari, tercatat 103 pasien telah kami layani. Kami hadir langsung di lapangan untuk memastikan warga mendapatkan akses kesehatan yang layak, terutama karena cuaca ekstrem dan kondisi lingkungan pascabanjir sangat rentan menurunkan imunitas tubuh,” jelas dr. Faizal.

Baca Juga  BAZNAS Kota Padang Bantu Pelunasan Biaya Rumah Sakit Anak Korban Kekerasan di Kuranji

Untuk mengantisipasi lonjakan pasien, Biddokkes juga telah menyiagakan stok obat-obatan dan vitamin dalam jumlah yang memadai di setiap posko.

Kesehatan Masyarakat Jadi Prioritas Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menegaskan bahwa instruksi pimpinan sangat jelas, percepatan pemulihan pascabencana harus mencakup segala aspek, termasuk kesehatan.

“Selain fokus pada pengamanan dan evakuasi, kesehatan warga adalah prioritas utama kami. Kehadiran tim medis ini diharapkan mampu meringankan beban fisik dan mental warga terdampak,” ujar Kombes Pol Susmelawati.

Baca Juga  Massa Gelar Deklarasi Penolakan LGBT di Depan Polda Sumbar, Teken Spanduk Dukungan

Berdasarkan data di lapangan, kunjungan pasien terbanyak berada di Posko Huntara Lubuk Buaya dengan 26 pasien, disusul Tabing Banda Gadang sebanyak 19 pasien.

Polda Sumbar berkomitmen untuk terus melanjutkan layanan kesehatan ini secara situasional sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. (*)