ZONAPUBLIS– Banjir bandang yang kembali menerjang kawasan Lapau Munggu, RT 02/RW 06, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, menyebabkan puluhan rumah warga terendam air bercampur lumpur.
Akibat bencana tersebut, sedikitnya 35 kepala keluarga (KK) terdampak dan kini membutuhkan bantuan air bersih serta pakaian layak pakai.
Salah seorang warga, Adenan Syahputra Antoni, mengatakan banjir tidak hanya merendam rumah, tetapi juga mengotori seluruh perabotan dan pakaian milik warga dengan lumpur sehingga tidak dapat digunakan.
“Yang paling kami butuhkan saat ini adalah air bersih dan pakaian bersih. Hampir semua pakaian di rumah terkena lumpur akibat banjir,” ujar Adenan, Selasa (4/8/2026).
Menurutnya, hingga saat ini warga masih kesulitan memperoleh air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sebagian warga terpaksa mengambil air ke rumah sanak keluarga yang tidak terdampak banjir maupun ke tempat ibadah di sekitar lokasi.
Selain merendam permukiman, banjir bandang juga menggenangi lahan persawahan milik warga. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada hasil pertanian dan menambah kerugian masyarakat yang baru saja terdampak bencana.
Adenan berharap pemerintah segera memberikan bantuan kebutuhan dasar, terutama air bersih, pakaian, serta perlengkapan kebersihan agar warga dapat segera membersihkan rumah dan kembali beraktivitas.
Ia juga meminta pemerintah melakukan penanganan jangka panjang dengan membangun pengaman atau tanggul sungai secara permanen. Menurutnya, banjir bandang kerap terjadi setiap kali hujan deras mengguyur kawasan tersebut sehingga masyarakat terus dihantui rasa khawatir.
“Kami berharap pemerintah segera membangun tanggul sungai secara permanen. Setiap hujan deras, kami selalu waswas karena banjir bandang bisa datang lagi dan merendam rumah-rumah warga,” katanya.
Warga berharap upaya normalisasi aliran sungai dan pembangunan tanggul permanen dapat segera direalisasikan sehingga bencana serupa tidak terus berulang dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang bermukim di bantaran sungai.














