ZONAPUBLIS – Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya aksi penipuan yang mengatasnamakan dirinya. Modus yang digunakan pelaku kini semakin canggih, yakni dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk meniru suara Vasko guna meyakinkan calon korban.
Vasko mengungkapkan, pelaku menggunakan foto profil dirinya pada akun WhatsApp palsu, kemudian menghubungi masyarakat melalui panggilan telepon maupun pesan singkat. Tak hanya itu, pelaku juga mengirimkan voice note hasil rekayasa AI yang dibuat menyerupai suaranya agar korban percaya dan bersedia mentransfer sejumlah uang.
“Jangan sampai ada korban berikutnya. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk lebih waspada dan membantu menyebarluaskan informasi ini agar tidak ada lagi yang menjadi sasaran penipuan,” ujar Vasko di Padang, Sabtu (11/7/2026).
Ia menegaskan, dirinya tidak pernah meminta uang muka, biaya administrasi, maupun bentuk pembayaran lainnya kepada masyarakat dengan alasan pemberian bantuan pemerintah.
“Jika ada pihak yang mengatasnamakan saya dan meminta transfer uang dengan alasan apa pun, saya pastikan itu adalah penipuan. Jangan dilayani dan jangan pernah melakukan transfer,” tegasnya.
Vasko mengaku prihatin karena para pelaku kerap menyasar masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan. Menurutnya, kondisi tersebut dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan dengan mencatut identitas pejabat pemerintah.
Untuk itu, ia mengimbau masyarakat agar selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi atau komunikasi yang mengatasnamakan dirinya maupun pejabat pemerintah lainnya. Jika menerima telepon, pesan WhatsApp, atau voice note yang mencurigakan, masyarakat diminta tidak langsung mempercayainya, tidak melakukan transfer uang, serta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.
“Semakin banyak masyarakat yang mengetahui modus ini, semakin besar pula peluang kita mencegah jatuhnya korban. Mari saling mengingatkan keluarga, kerabat, dan lingkungan sekitar agar tidak mudah tertipu,” tutup Vasko. (*)














