Berita

Paripurna Hari Jadi Pasbar: Gubernur Sumbar Tekankan Sinergi Pembangunan dan Mitigasi Bencana

×

Paripurna Hari Jadi Pasbar: Gubernur Sumbar Tekankan Sinergi Pembangunan dan Mitigasi Bencana

Sebarkan artikel ini
e97fa300 b4b4 46b8 99bc 530f55d0d2fb

ZONAPUBLIS – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menekankan pentingnya hilirisasi sektor perkebunan dan optimalisasi infrastruktur strategis sebagai motor penggerak ekonomi Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar).

Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi ke-22 Kabupaten Pasaman Barat di Gedung DPRD Pasbar, Rabu, 7 Januari 2026.

Dalam sambutannya, Mahyeldi mengapresiasi perjalanan dua dekade Pasaman Barat yang dinilai telah menunjukkan kemajuan signifikan pada sektor infrastruktur dasar, pendidikan, dan kesehatan.

Namun, ia mengingatkan bahwa status Pasbar sebagai sentra sawit dan pertanian Sumbar harus ditingkatkan skalanya.

Baca Juga  Kapolres Pasaman Barat Tegas: Balap Liar, Premanisme, dan Tawuran Akan Ditindak

“Pengelolaan sektor pertanian dan sawit ke depan tidak boleh lagi hanya berorientasi pada produksi mentah. Kita harus masuk ke ranah hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah serta memberikan perlindungan nyata bagi petani dan pelaku usaha kecil,” tegas Mahyeldi.

Selain hilirisasi, Gubernur menyoroti Pelabuhan Teluk Tapang sebagai aset krusial yang memerlukan perhatian serius. Menurutnya, optimalisasi pelabuhan tersebut akan menjadi kunci dalam memperkuat konektivitas wilayah pesisir dan mempercepat distribusi hasil bumi Pasbar ke pasar yang lebih luas.

Di sisi lain, mengingat kondisi geografis wilayah, Mahyeldi juga memberikan catatan khusus terkait kerentanan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan abrasi.

Baca Juga  Kontingen Panahan Kota Padang Raih 3 emas, 2 perak, 3 perunggu di hari pertama PORPROV XVI Sumatera Barat 2026

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Pasbar untuk terus memperkuat mitigasi bencana dan memastikan pembangunan daerah tetap berwawasan lingkungan.

“Memasuki usia ke-22, Pasaman Barat harus semakin mantap dalam menentukan arah pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Pasaman Barat, Yulianto, memaknai peringatan HUT tahun ini sebagai momentum refleksi atas perjalanan daerah sejak mekar pada 7 Januari 2004 silam.

Ia memberikan penghormatan tinggi kepada para tokoh pendiri dan pejuang pemekaran yang telah meletakkan fondasi kabupaten.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersinergi. Semangat HUT ke-22 ini adalah keberlanjutan pembangunan menuju Pasaman Barat yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Yulianto.

Baca Juga  Presiden Prabowo Perintahkan Percepatan Evakuasi Warga Terdampak Gempa di Bitung hingga Batang Dua

Rapat Paripurna ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Bupati Mandailing Natal (Sumut) Saipullah Nasution, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, tokoh adat, niniak mamak, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Pasaman Barat.