BeritaPeristiwa

Hari Kedua Pencarian ​2 Anak Hanyut di Pantai Ulak Karang Padang Belum Membuahkan Hasil

×

Hari Kedua Pencarian ​2 Anak Hanyut di Pantai Ulak Karang Padang Belum Membuahkan Hasil

Sebarkan artikel ini
e019f124 432e 4450 8d2b d33aaaac4183

ZONAPUBLIS – Tim SAR Gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap dua orang anak yang dilaporkan hanyut terseret arus di Pantai Ulak Karang, Kota Padang. Hingga memasuki hari kedua pencarian (H2), Minggu (19/4/2026), keberadaan kedua korban belum membuahkan hasil.

​Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik, menjelaskan bahwa operasi pencarian hari ini telah dilakukan sejak pukul 07.30 WIB dengan melibatkan berbagai unsur terkait.

​”Pencarian pada hari kedua ini kami membagi tim menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU) dengan total luas area pencarian mencapai 4 Nautical Miles (NM),” ujar Abdul Malik dalam keterangannya, Minggu malam.

Baca Juga  Update Data Jumlah Korban Bencana Sumbar: 196 Meninggal Dunia, 217 Belum Ditemukan

​Kedua korban diketahui bernama Rasyid (8) dan Zafran Al Malik Akbar (9), yang keduanya merupakan warga Gunung Pangilun. Berdasarkan kronologi kejadian, peristiwa bermula pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 10.00 WIB saat kedua korban bersama teman-temannya sedang mandi-mandi di Pantai Ulak Karang. Naas, sekitar pukul 12.00 WIB, keduanya dilaporkan terseret arus dan hilang.

​Dalam operasi ini, Tim SAR Gabungan menggunakan berbagai peralatan pendukung, mulai dari Rescue Car, LCR (perahu karet), alat SAR air, peralatan medis, hingga alat komunikasi.

Baca Juga  Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Kota Sorong, Pusat Gempa Berada di Laut

​Adapun unsur yang terlibat dalam operasi ini mencapai puluhan personel, terdiri dari Kantor SAR Padang, TNI, Brimob Polda Sumbar, Pol Airud, BPBD Kota Padang, Damkar, PMI, Gorila Rescue, KSB, Pramuka, hingga rekan media.

​”Pencarian hari ini dihentikan pada pukul 18.00 WIB dengan hasil nihil. Meskipun cuaca terpantau berawan dengan kecepatan angin sekitar 5 knot, tim di lapangan belum menemukan tanda-tanda keberadaan penyintas,” lanjut Abdul Malik.

​Operasi SAR direncanakan akan kembali dilanjutkan pada Senin (20/4) pagi mulai pukul 07.30 WIB untuk menyisir kembali koordinat yang telah ditentukan.

Baca Juga  Banjir Melanda Nagari Saruaso Tanah Datar, Tim SAR Gabungan Evakuasi 5 Warga Terjebak