Berita

Idulfitri 1447 H di Rutan Padang, 198 WBP Terima Remisi

×

Idulfitri 1447 H di Rutan Padang, 198 WBP Terima Remisi

Sebarkan artikel ini
7911c24a 3e8f 4d11 93c7 ea409244d66e

ZONAPUBLIS – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Baitul Anshar, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang, pada Sabtu (21/03/2026). Ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bersama jajaran petugas melaksanakan Shalat Idulfitri 1447 H yang menjadi pembuka rangkaian perayaan kemenangan di balik jeruji besi.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) DitjenPAS Sumatera Barat beserta rombongan, yang turut berbaur dengan warga binaan dalam pelaksanaan shalat dan mendengarkan khutbah Idulfitri.

Momentum Lebaran tahun ini menjadi berkah tersendiri bagi warga binaan Rutan Padang. Negara memberikan apresiasi berupa Remisi Khusus (RK) Idulfitri sebagai penghargaan atas perilaku baik dan keaktifan mereka dalam mengikuti program pembinaan.

Baca Juga  Wagub Sumbar: Akses Semipermanen Ditargetkan Selesai Dua Pekan untuk Percepat Distribusi Bantuan

Sebanyak 198 warga binaan menerima remisi dengan rincian 197 orang mendapatkan Remisi Khusus I (pengurangan sebagian), satu orang menerima Remisi Khusus II dan langsung bebas, dengan besaran pengurangan masa hukuman yang bervariasi mulai dari 15 hari hingga 2 bulan.

Kepala Rutan Kelas IIB Padang, Mai Yudiansyah, menegaskan bahwa pemberian remisi ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud pemasyarakatan yang humanis.

“Rangkaian kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa pembinaan di Rutan Padang tidak hanya soal keamanan, tapi juga menyentuh aspek mental dan spiritual. Kami ingin warga binaan merasakan kehadiran negara dan semangat Idulfitri untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Mai Yudiansyah.

Baca Juga  Rutan Kelas IIB Padang Siaga Lebaran, Perketat Pengamanan dan Pemeriksaan

Seluruh rangkaian acara, mulai dari ibadah bersama hingga penyerahan surat keputusan remisi, berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Hal ini mencerminkan keberhasilan koordinasi antara petugas dan warga binaan dalam menjaga kondusivitas rutan di hari besar keagamaan.