Berita

Kaspersky Ungkap Perubahan Modus Promosi Judi Online, Kini Manfaatkan Bot dan Akun Media Sosial Palsu

×

Kaspersky Ungkap Perubahan Modus Promosi Judi Online, Kini Manfaatkan Bot dan Akun Media Sosial Palsu

Sebarkan artikel ini
file 000000009308820b913effed7f6c5f9b 1

ZONAPUBLIS – Perkembangan teknologi tidak hanya dimanfaatkan untuk hal-hal positif, tetapi juga dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber. Salah satu yang menjadi perhatian adalah berubahnya pola penyebaran promosi judi online yang kini semakin sulit dikenali masyarakat.

Perusahaan keamanan siber Kaspersky mengungkapkan bahwa promosi judi online tidak lagi bergantung pada situs web khusus maupun iklan digital seperti beberapa tahun lalu. Kini, para pelaku memanfaatkan akun media sosial palsu, sistem otomatis (bot), hingga tautan yang disamarkan untuk menjangkau lebih banyak korban.

Country Manager Kaspersky Indonesia, Defi Nofitra, menjelaskan bahwa metode penyebaran saat ini jauh lebih dinamis dan adaptif. Promosi judi online kerap muncul melalui kolom komentar pada unggahan yang sedang viral, akun media sosial dengan tingkat interaksi tinggi, pesan pribadi (direct message), tautan sementara, hingga layanan pemendek URL.

Baca Juga  Memahami Kekerasan Seksual dalam Rumah Tangga: Dampak Psikologis, Ancaman Hukum, dan Jalan Pemulihan bagi Korban

Menurut Defi, perubahan strategi tersebut membuat konten promosi semakin sulit dibedakan dari aktivitas pengguna biasa. Jika sebelumnya masyarakat dapat dengan mudah mengenali iklan judi online melalui banner atau situs tertentu, kini promosi tersebut menyamar dalam bentuk komentar maupun percakapan yang terlihat alami.

Ia menambahkan, penggunaan bot menjadi salah satu faktor utama yang membuat penyebaran promosi judi online berlangsung secara masif. Teknologi ini memungkinkan pelaku mengirim ribuan komentar dalam waktu singkat, membuat akun baru secara otomatis ketika akun lama diblokir, hingga mengubah kata-kata tertentu agar lolos dari sistem penyaringan platform digital.

Dengan bantuan otomatisasi tersebut, kampanye promosi judi online dapat berlangsung lebih cepat dan menjangkau lebih banyak pengguna internet dibandingkan jika dilakukan secara manual.

Fenomena ini terlihat dari semakin banyaknya komentar berisi tautan maupun ajakan bermain judi online yang muncul pada berbagai unggahan populer di media sosial. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa praktik promosi perjudian ilegal kini diduga dijalankan secara terorganisasi dan memiliki pola kerja yang sistematis.

Baca Juga  Mengapa Sidik Jari Setiap Orang Berbeda? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Di sisi lain, besarnya skala penyebaran konten judi online juga tercermin dari data Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Dalam periode Oktober 2024 hingga Mei 2025, pemerintah telah memblokir lebih dari 1,3 juta konten yang berkaitan dengan perjudian online. Angka tersebut menjadi gambaran bahwa upaya penyebaran konten ilegal masih terus berlangsung di ruang digital.

Edukasi: Mengapa Masyarakat Harus Waspada?

Promosi judi online tidak selalu hadir dalam bentuk iklan yang mencolok. Saat ini, pelaku sering menyisipkan tautan pada kolom komentar, mengirim pesan pribadi, atau menggunakan akun yang tampak seperti pengguna biasa agar calon korban tidak curiga.

Baca Juga  Hadirkan Keceriaan Anak bersama ZONAPUBLIS dan Mahasiswa UKM UIN Sumbar

Karena itu, masyarakat disarankan untuk:

  • Tidak mengklik tautan dari akun yang tidak dikenal.
  • Mengabaikan komentar yang menawarkan kemenangan instan atau keuntungan besar.
  • Melaporkan akun maupun konten yang mengandung promosi judi online kepada platform media sosial.
  • Mengaktifkan fitur keamanan akun serta meningkatkan literasi digital agar tidak mudah terjebak modus penipuan maupun perjudian daring.

Kaspersky menilai pemberantasan judi online tidak cukup hanya dengan memblokir situs web. Diperlukan kerja sama yang lebih kuat antara pemerintah, platform digital, perusahaan keamanan siber, lembaga keuangan, serta masyarakat agar rantai penyebaran promosi judi online dapat diputus secara lebih efektif.

Catatan Redaksi: Artikel ini disajikan untuk tujuan edukasi dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap perkembangan modus penyebaran promosi judi online di ruang digital.

(red)