ZONAPUBLIS- Salah satu tradisi lisan yang masih dilestarikan oleh masyarakat Jawa Barat dan Banten adalah Kidung Sawer Panganten Sunda yang dilakukan dalam prosesi pernikahan adat Sunda.
Kidung Sawer Panganten Sunda Sendiri adalah nyanyian yang dilakukan saat prosesi Sawer Pengantin. Upacara nyawer dilaksanakan setelah akad nikah dan biasanya dilakukan di halaman rumah.
Proses sawer menggunakan media bokor yang berisi uang logam, beras, irisan kunyit, dan permen. Syair atau lirik yang ditembangkan dalam prosesi ini dilakukan oleh juru sawer, disusun dalam bentuk puisi terikat dan berfungsi sebagai nasihat bagi pengantin dalam memulai kehidupan rumah tangga.
Tidak hanya dalam upacara pernikahan, kidung sawer juga dilakukan dalam acara sepitan/sunatan, dan upacara kelahiran bayi karena kidung sawer ini merepresentasikan bagian sakral yang memuat doa, harapan dan falsafah hidup masyarakat sunda terkait nilai moral dan budi pekerti.
Salah satu contoh kidung yang kerap digunakan dalam sawer panganten adalah Kidung Sawer “Bismillah”, yang diawali dengan bacaan basmalah sebagai bentuk pujian dan rasa syukur kepada Allah SWT. Berikut ini lirik dan terjemahan teks kidung sawer panganten Sunda Bismillah
Bismillah urang kawitan
Nyebat asmana Nu Agung
Ka Allah Gufurur Rohim
Sembahan urang sadayana
Puja puji mung ka Gusti
Nu nyepeng sadaya alam
Hakim di Yaomil Akhir
Neda Pitulung Pangjaring hirup
Ginanjar Bagja
Tepung rabi jakutrami
Mung ka Gusti urang tumut
Neda pitulung pangjaring hirup
Muka lambaran carita
Natrat dina rumah tangga
Jimatna ngan welas asih
Antara hidep duaan
Omat lain ka nu kawit
Eunteup-teuteup tepung rasa
Dumeling asih mandiri
Ngancik asih lahir batin
Hidep cunduk kana waktu
Boga kabeungbeurat ati
Kaseup kabengbeuret ati
Nyatana bojo utami
Eulis pilihan ati
Aduh kasep pilihan ati
Sing bisa mulasara
Tingtrim mupusti kaasih
Eulis kudu nyamidu
Ka panutan siang wengi
Gelis siang jeung wengi
Ka caroge teh manutan
Sumujud ku ati suci
Arti/terjemahan Kidung Sawer Panganten Sunda
Dengan menyebut nama Allah kita memulai
Menyebut nama-Nya Yang Maha Agung
Kepada Allah Yang Maha Pengampun dan Maha Penyayang
Tuhan yang kita sembah bersama
Segala puji hanya bagi Tuhan
Penguasa seluruh alam
Hakim pada hari akhir
Memohon pertolongan dalam menjalani hidup
Dianugerahi kebahagiaan
Dipertemukan dalam ikatan pernikahan yang mulia
Hanya kepada Tuhan kita berserah
Memohon pertolongan dalam menjalani hidup
Membuka lembaran cerita
Menapaki kehidupan rumah tangga
kuncinya hanyalah kasih sayang
Di antara kalian berdua
Jangan kembali pada kebiasaan yang lama
Jagalah rasa dan saling tenggang perasaan
Menumbuhkan cinta yang dewasa dan mandiri
Menguatkan cinta lahir dan batin
Kini telah sampai pada waktunya
Memikul beban tanggung jawab hati
Menanggung beratnya tanggung jawab perasaan
Engkaulah pasangan utama
Istri pilihan hati
Wahai suami pilihan hati
Semoga mampu merawat
Cinta dengan tenteram dan penuh kasih
Istri hendaknya berbakti
Kepada panutan siang dan malam
Suami pun siang dan malam
Menjadi tempat bergantung dan teladan
Bersujudlah dengan hati yang suci







