ZONAPUBLIS- Tercatat sebanyak 4876 UMKM di Sumatera Barat yang terdampak akibat bencana banjir bandang akhir 2025 lalu. 4876 UMKM ini kini dalam masa pemulihan dalam segi perekonomian.
Terkait hal ini, pemerintah provinsi sumatera barat tidak tinggal diam dan akan mendampingin para UMKM tersebut untuk memperbaiki permasalahan perekonomian mereka.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Barat Endrizal mengatakan, saat ini di telah dibuka pelayanan Klinik UMKM Minang Bangkit.
Klinik UMKM Minang Bangkit ini bertujuan membantu para pelaku usaha dalam mengatasi permasalahan yang muncul dari usaha mereka pasca bencana.
” Kita akan bangun mencarikan solusi untuk para umkm yang tersampak bencana, baik dari pembiayaan, kredit macet, dan pemasaran produk. Kami juga sudah menyediakan tempat yang nyaman untuk para UMKM yang datang langsung ke Klinik UMKM Minang Bangkit yang ada di kantor Dinas Koperasi dan UMKM sumbar.” Ujar Endrizal.
Di Klinik UMKM Minang Bangkit ini nantinya, para pelaku usaha bisa berkonsultasi dari segi pembiayaan, peminjaman modal, proses pemasaran, proses produksi.
Selain itu Klinik UMKM Minang Bangkit ini juga sudah bekerjasama dengan sejumlah perbankan, telkomsel, PLN, dan Semen Padang, untuk membantu UMKM Minang pulih dan bangkit.
Sementara itu, para pelaku usaha bisa menghubungi Klinik UMKM Minang Bangkit ini melalui hotline 08136369898 dan email diskop@sumbarprov.go.id atau bisa langsung kekantor Dinas Koperasi UMKM Sumbar.








