BeritaEkonomi

Mahyeldi Laporkan Kelangkaan Solar di Sumbar ke Danantara, Dirut Pertamina Patra Niaga Segera Dipanggil

×

Mahyeldi Laporkan Kelangkaan Solar di Sumbar ke Danantara, Dirut Pertamina Patra Niaga Segera Dipanggil

Sebarkan artikel ini
IMG 20260904 WA0003

ZONAPUBLIS– Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah melaporkan persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang terjadi di sejumlah wilayah Sumbar kepada Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria.

Laporan tersebut disampaikan Mahyeldi dalam pertemuan di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis (3/9/2026). Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu membahas kondisi ketersediaan dan distribusi BBM, khususnya solar, yang menjadi keluhan masyarakat.

Mahyeldi meminta dukungan Danantara untuk memastikan pasokan dan distribusi solar di Sumbar dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat, terutama untuk mendukung aktivitas ekonomi dan sektor produktif.

Baca Juga  Pemko Padang Bersama BBPOM Sidak Pasar Pabukoan: Waspadai Formalin, Boraks dan Pewarna Tekstil

Respons positif disampaikan Dony Oskaria. Mahyeldi menyebut, COO Danantara tersebut akan segera menindaklanjuti persoalan itu dengan memanggil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga.

“Pak Dony telah menyampaikan kepada kita, beliau akan segera memanggil Dirut Patra Niaga,” ujar Mahyeldi.

Menurut Mahyeldi, Dony menilai ketersediaan BBM merupakan kebutuhan penting masyarakat karena berkaitan langsung dengan kelancaran berbagai aktivitas ekonomi. Karena itu, distribusi BBM harus dipastikan berjalan lancar dan tidak menimbulkan persoalan berkepanjangan.

Pemprov Sumbar Minta Akses Data Distribusi BBM

Baca Juga  Gubernur Mahyeldi: Potensi Wisata Mentawai Harus Dikelola Serius dan Berkelanjutan

Dalam pertemuan tersebut, Mahyeldi juga menyampaikan persoalan lain yang dinilai penting, yakni belum adanya akses Pemprov Sumbar terhadap data distribusi BBM dari Pertamina.

Menurutnya, data tersebut dibutuhkan pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan terhadap penyaluran BBM sekaligus mengantisipasi potensi penyalahgunaan.

“Data distribusi ini penting bagi pemerintah daerah agar kita bisa ikut melakukan pengawasan dan memastikan penyaluran BBM, khususnya solar, benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” kata Mahyeldi.

Ia berharap keterbukaan data dan peningkatan koordinasi antara Pertamina dengan pemerintah daerah dapat membantu memastikan penyaluran BBM berlangsung tepat sasaran.

Baca Juga  Polri Resmikan Laboratorium Sosial Sains di Akpol, Dorong Transformasi SDM dari Reaktif ke Proaktif

Selain memenuhi kebutuhan masyarakat, langkah tersebut juga diharapkan dapat mendukung kelancaran sektor-sektor produktif yang membutuhkan pasokan solar di Sumbar.

Mahyeldi menyambut positif respons cepat Danantara atas persoalan yang dilaporkannya. Ia berharap tindak lanjut pemanggilan jajaran Pertamina Patra Niaga dapat segera menghasilkan solusi terhadap keluhan masyarakat.