ZONAPUBLIS – Pemerintah Kota Padang melalui KONI Kota Padang menegaskan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatra Barat tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada medio Oktober mendatang.
Pernyataan ini sekaligus mengklarifikasi kabar sebelumnya yang menyebutkan bahwa Kota Padang batal berpartisipasi sebagai penyelenggara.
Sekretaris Umum KONI Padang, Tri Putra Junaidi, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen menyukseskan gelaran olahraga multievent bergengsi di tingkat provinsi tersebut.
“Kami mengklarifikasi pernyataan sebelumnya. Saat ini kami tegaskan bahwa Padang siap menjadi tuan rumah Porprov, berapapun jumlah cabang olahraga (cabor) yang diusulkan oleh KONI Sumbar,” ujar pria yang akrab disapa Juned tersebut dalam rapat bersama Pengurus Organizing Committee (OC) Porprov 2026 di Padang.
Meski menyatakan kesiapan, Juned mendesak OC Porprov dan KONI Sumbar untuk segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) penetapan tuan rumah serta rincian cabor yang akan dipertandingkan. Kepastian hukum ini krusial untuk pembahasan anggaran di tingkat daerah.
“Saat ini pembahasan anggaran menjadi mengambang karena belum ada dasar berupa SK. Kami tidak bisa berkoordinasi lebih jauh dengan DPRD dan Dispora terkait anggaran tuan rumah jika dokumen resminya belum ada,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa anggaran tersebut harus segera dipastikan agar dapat masuk dalam pembahasan Anggaran Perubahan APBD Kota Padang. “Apakah Padang diamanahkan 15 cabor atau bahkan 20 cabor, itu tidak masalah, yang penting segera ditetapkan,” tegas Juned.
Menanggapi desakan tersebut, Ketua OC Porprov, Septri, menjelaskan bahwa penetapan resmi tuan rumah dan pembagian cabor akan diputuskan dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Porprov dalam waktu dekat.
Septri menekankan bahwa pihaknya perlu berhati-hati dalam proses verifikasi agar tidak menimbulkan polemik atau protes dari daerah maupun pengurus cabor di kemudian hari.
“Proses verifikasi sudah dilakukan dan gambaran pembagian cabor di tiap daerah sudah mulai terlihat. Semua ini akan kita finalisasi di Rakernis agar ada kesesuaian antara daerah penyelenggara dengan kebutuhan cabor terkait,” pungkas Septri.
Rapat tersebut turut dihadiri oleh jajaran petinggi KONI Sumbar dan KONI Padang, di antaranya Bendahara KONI Padang Zulhardi Z Latif, Sekretaris OC David Melko, serta jajaran Wakil Ketua dan Humas dari kedua belah pihak.














