Otomotif

Pasar Otomotif Bergeser, Rakyat Indonesia Kini Lebih Lirik Mobil Bekas di Tengah Penurunan Penjualan Unit Baru

×

Pasar Otomotif Bergeser, Rakyat Indonesia Kini Lebih Lirik Mobil Bekas di Tengah Penurunan Penjualan Unit Baru

Sebarkan artikel ini
IMG 20260115 WA0017
sumber foto: mobil123.com

ZONAPUBLIS- Kondisi industri otomotif di tanah air tengah mengalami penurunan yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Berdasarkan data terbaru, dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), penjualan mobil baru menurun signifikan dari puncaknya sebanyak 1,22 juta unit pada 2013 menjadi sekitar 866 ribu di tahun 2024.

Angka penjualan mobil baru di Indonesia menunjukkan tren penurunan yang terus berlanjut dimana daya beli terhadap unit kendaraan keluar pabrik ini berbanding terbalik dengan pasar mobil bekas yang justru semakin diminati oleh berbagai lapisan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga  Ribuan Peziarah Padati Makam Syekh Burhanuddin, Ekonomi Pedagang Meningkat

Peristiwa ini muncul dari berbagai faktor ekonomi yang memengaruhi keputusan finansial masyarakat sehingga harga mobil baru yang terus merangkak naik, ditambah dengan ketatnya kebijakan kredit oleh lembaga pembiayaan membuat banyak calon konsumen berpikir ulang dan beralih ke mobil bekas yang dianggap lebih rasional dan ekonomis bagi masyarakat.

Selain faktor harga, kualitas mobil bekas yang tersedia di pasar kini dinilai semakin memiliki daya saing yang tinggi. Banyak pilihan unit dengan kondisi yang masih prima serta usia kendaraan yang relatif muda menjadi daya tarik utama.

Baca Juga  Kerugian Penipuan Pinjol dan Investasi Bodong Tembus Rp8,2 Triliun

Masyarakat merasa dengan anggaran yang sama, mereka bisa mendapatkan spesifikasi atau kelas mobil yang lebih tinggi jika memilih unit bekas dibandingkan dengan membeli unit baru di kelas entry-level.

Para pelaku industri otomotif pun mulai menaruh perhatian serius pada pergeseran perilaku konsumen ini yang membawa sinyal kuat bagi produsen untuk meninjau kembali strategi harga dan inovasi produk mereka agar tetap dapat dijangkau oleh daya beli rakyat Indonesia.

Di sisi lain, geliat pasar mobil bekas diharapkan dapat terus menjaga perputaran ekonomi di sektor transportasi di tengah tantangan ekonomi global yang masih membayangi.

Baca Juga  Bau Gosong dari Mobil Jangan Diabaikan, Bisa Jadi Tanda Korsleting dan Risiko Kebakaran