BeritaPeristiwa

Satgas Nasional PRR Tinjau Lokasi Pascabencana di Pasaman Barat, Bahas Solusi Percepatan Rehabilitasi

×

Satgas Nasional PRR Tinjau Lokasi Pascabencana di Pasaman Barat, Bahas Solusi Percepatan Rehabilitasi

Sebarkan artikel ini
IMG 20260729 WA0000

ZONAPUBLIS– Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mendampingi Satuan Tugas Nasional Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Alam Sumatera dalam meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana di Kecamatan Talamau serta menyalurkan bantuan kemasyarakatan di Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut dipimpin Ketua Tim Supervisi PRR Pascabencana, Brigjen Pol. Yopie Indra Sepang, didampingi Bupati Pasaman Barat Yulianto, Sekretaris Daerah Doddy San Ismail, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat.

Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang terus memberikan perhatian terhadap percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di daerahnya.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat melalui Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, khususnya di Pasaman Barat. Dampak bencana beberapa waktu lalu cukup ekstrem dan kerusakan masih berpotensi terjadi karena Pasaman Barat merupakan daerah rawan bencana, seperti gempa bumi, banjir, dan longsor,” ujar Yulianto.

Baca Juga  BNNP Sumbar Gagalkan Peredaran 44 Kg Ganja Jaringan Sumut-Sumbar, Tiga Orang Diamankan

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terus menjalin koordinasi dengan pemerintah pusat melalui Menteri Dalam Negeri selaku Ketua Satgas Nasional guna mempercepat penanganan dampak bencana.

“Kami selalu menjalin koordinasi yang baik dengan pemerintah pusat. Hari ini kami bersama-sama turun ke lapangan mendampingi Bapak Brigjen bersama rombongan untuk mencari solusi terbaik,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Supervisi PRR Pascabencana, Brigjen Pol. Yopie Indra Sepang, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan memonitor dan mengevaluasi berbagai kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi yang telah dilaksanakan pemerintah daerah, sehingga kendala yang dihadapi dapat segera dicarikan solusi.

Baca Juga  Antisipasi Kemacetan saat Masa Libur Lebaran, Gubernur Sumbar Cek Kesiapan Jalur Alternatif

Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat yang telah membangun jalan alternatif dari Jembatan Panjang menuju Bangkok sebagai akses sementara bagi masyarakat.

“Kami sudah melihat beberapa lokasi. Salah satu kendala yang kami temui adalah permasalahan sungai dan jalan. Kami melihat kondisi jalan yang memang rawan dilalui, seperti di Polongan Anam. Pemda juga sudah mencari solusi dengan membuat jalan alternatif dan ini akan kami angkat ke pusat mengingat keterbatasan anggaran di daerah,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut dijelaskan, peningkatan Jalan Jembatan Panjang–Bangkok di Kecamatan Talamau bersumber dari APBD Kabupaten Pasaman Barat Tahun Anggaran 2026 dengan nilai Rp1.416.050.071.

Baca Juga  Masjid Al Fauzan, Ikon Wisata Religi Baru di Sumbar dengan Desain Mirip Kapal Pesiar

Sementara itu, penanganan kawasan Polongan Anam didukung anggaran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sekitar Rp12 miliar yang dialokasikan untuk lima titik kerusakan dan saat ini masih dalam proses lelang.

Selain meninjau kawasan Polongan Anam dan jalan alternatif, rombongan juga meninjau penanganan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) PDAM, Jembatan Panjang, serta Jembatan Aia Gadang sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana di Pasaman Barat.