ZONAPUBLIS – Guna menjamin kenyamanan pemudik dan wisatawan menjelang Lebaran, Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Polres 50 Kota menggelar patroli mobile berskala besar di wilayah hukumnya, Senin malam (23/3/2026).
Langkah ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Singgalang 2026 untuk memberantas praktik pungutan liar (pungli) dan gangguan kamtibmas.
Patroli yang dimulai pukul 21.00 WIB ini difokuskan pada kawasan strategis, khususnya di Jorong Tarantang, Kenagarian Tarantang, Kecamatan Harau.
Wilayah ini menjadi prioritas mengingat posisinya sebagai pintu masuk utama objek wisata Lembah Harau yang diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung.
Tim opsnal yang terdiri dari Bripka Niko Flamonia Basrial bersama empat personel lainnya menyisir titik-titik rawan. Fokus utama petugas adalah memastikan tidak ada oknum yang melakukan pungli di gerbang masuk objek wisata maupun sepanjang jalur mudik.
“Kami memberikan penekanan khusus di gerbang karcis pintu masuk Harau. Jangan sampai ada praktik pungli yang merusak citra daerah dan kenyamanan wisatawan maupun pemudik,” tegas Kasat Reskrim Polres 50 Kota, IPTU Indra Prakoso.
Selain melakukan pengawasan fisik, petugas juga berdialog dengan warga dan pemuda setempat. Masyarakat diajak menjadi mitra kepolisian dalam menjaga ketertiban umum.
IPTU Indra Prakoso menyebut bahwa pengawasan ini adalah bentuk tindakan preventif agar situasi tetap kondusif selama masa operasi berlangsung.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi. Jika menemukan praktik pungli atau tindakan yang meresahkan, segera lapor. Kami tidak akan segan menindak tegas siapa pun yang mengganggu ketertiban,” ujar IPTU Indra.
Hingga patroli berakhir, situasi di wilayah Tarantang dan sekitarnya terpantau aman dan terkendali. Polres 50 Kota berkomitmen akan terus meningkatkan frekuensi patroli ini hingga berakhirnya masa libur Lebaran 2026.














