Berita

Pulihkan Akses di Agam, Dua Jembatan Bailey Bantuan Kapolri Tiba di Sumatera Barat

×

Pulihkan Akses di Agam, Dua Jembatan Bailey Bantuan Kapolri Tiba di Sumatera Barat

Sebarkan artikel ini
1000216594

ZONAPUBLIS – Upaya pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak bencana Sumatera Barat mendapat dukungan penuh dari Mabes Polri.

Dua unit Jembatan Bailey kiriman Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah mendarat di Pelabuhan Teluk Bayur, Kota Padang, pada Selasa (3/2/2026) siang.

Bantuan jembatan darurat ini merupakan respons cepat Kapolri untuk mengatasi terputusnya akses transportasi di wilayah Palembayan, Kabupaten Agam, akibat terjangan banjir beberapa waktu lalu.

Setibanya di pelabuhan, material jembatan yang diangkut menggunakan truk kontainer tersebut langsung diberangkatkan menuju lokasi titik kerusakan di Agam.

Baca Juga  Rel Sumatera Barat, Dari Jejak Sejarah Menuju Penguatan Konektivitas Pulau Sumatra

Komitmen Percepatan Mobilitas Warga Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyatakan bahwa bantuan ini sangat krusial untuk mengembalikan mobilitas warga yang sempat lumpuh total.

“Jembatan Bailey ini adalah bantuan langsung dari Bapak Kapolri untuk masyarakat Agam. Kami pastikan logistik ini langsung menuju lokasi agar proses perakitan dan pemasangan bisa segera dilakukan oleh tim teknis,” ungkap Kombes Pol Susmelawati.

Sinergi Pemulihan Pasca-Bencana Dalam pelaksanaannya, Polda Sumbar akan bekerja sama dengan pemerintah daerah serta instansi teknis terkait guna memastikan pemasangan jembatan berjalan aman dan tepat sasaran.

Baca Juga  Jadi Tradisi di Bulan Ramadan, Ternyata Ini Arti Takjil dan Sejarahnya di Indonesia

Jembatan baja portabel ini dipilih karena kemampuannya yang cepat dirakit namun cukup kuat untuk menampung lalu lintas kendaraan.

Kehadiran jembatan ini diharapkan menjadi solusi instan bagi konektivitas antarwilayah di Palembayan yang sempat terisolasi.

Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran Polri dalam mendukung rehabilitasi wilayah terdampak bencana demi menormalisasi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat. (*)