Berita

Kota Padang Diproyeksikan Jadi Hub Pariwisata Utama Sumatera Barat

×

Kota Padang Diproyeksikan Jadi Hub Pariwisata Utama Sumatera Barat

Sebarkan artikel ini
e8bc4b06 310c 4ec0 966f c24479346d61

ZONAPUBLIS – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mendorong Pemerintah Kota Padang untuk memperkuat posisinya sebagai “pintu gerbang” sekaligus hub utama pariwisata di Sumbar.

Posisi strategis Padang dinilai krusial untuk mengoneksikan wisatawan ke berbagai destinasi unggulan di kabupaten dan kota tetangga.

Hal tersebut ditegaskan Mahyeldi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) antara Pemerintah Provinsi Sumbar dan Pemerintah Kota Padang di Palanta Rumah Dinas Wali Kota, Jumat (6/3/2026).

Mahyeldi menekankan pentingnya konsep aliansi antar-daerah guna menciptakan paket wisata yang terintegrasi. Menurutnya, Kota Padang bukan hanya sekadar titik singgah, melainkan pusat distribusi wisatawan.

Baca Juga  3.954 Unit Kendaraan ASN Pemprov Sumbar Tercatat Belum Bayar Pajak

“Wisatawan bisa mendarat di Padang, lalu kita arahkan ke Bukittinggi, Solok, Limapuluh Kota, hingga kawasan Mandeh, dan kembali menginap di Padang. Pola integrasi ini akan memperkuat daya tarik Sumbar secara keseluruhan,” ujar Mahyeldi.

Selain pariwisata, ia juga menyoroti penguatan ekonomi kreatif melalui UMKM. Mahyeldi mendorong koperasi di Padang meniru jejak UMKM Payakumbuh yang sukses menembus pasar Amerika Serikat melalui kolaborasi dengan mitra di Bali.

Merespons arahan tersebut, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan pembenahan masif untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan.

Baca Juga  Kejati Sumbar Periksa 16 Orang Terkait Dugaan Korupsi Subsidi Trans Padang Rp5,2 Miliar

Fokus utama saat ini mencakup penataan kawasan melalui normalisasi Pantai Padang dan penertiban parkir liar, serta revitalisasi strategis di kawasan Pasar Raya dan Kota Tua dengan dukungan alokasi anggaran sekitar Rp70 miliar dari Pemko Padang pada tahun 2026.

“Kita ingin Padang memiliki identitas yang kuat, tidak sekadar meniru Malioboro di Jogja atau Braga di Bandung. Insyaallah, Padang bisa menawarkan pengalaman yang lebih dari itu,” tegas Maigus optimistis.

Rakor ini diharapkan menjadi titik awal sinkronisasi kebijakan antara provinsi dan kota demi mewujudkan Sumatera Barat sebagai destinasi wisata kelas dunia.

Baca Juga  Sebanyak 29 Peserta Lolos Seleksi Petugas Haji 2027, Besok Jalani Ujian CAT