ZONAPUBLIS- Dibangun dan diresmikan oleh Wakil Wali Kota Padang pada Desember 2025 lalu, Masjid Abu Abdurrahman yang berlokasi di Komplek Ardana, Kubu Durian, Jalan Tunggang, Pasar Ambacang, terus aktif menggelar berbagai kegiatan keagamaan bagi masyarakat sekitar.
Di bawah kepengurusan yang proaktif dan berorientasi pada pembangunan swadaya masyarakat, geliat aktivitas ibadah dan pembinaan umat semakin terasa sejak masjid ini resmi beroperasi.
Memasuki Ramadan 1447 Hijriah, Masjid Abu Abdurrahman untuk pertama kalinya menggelar Pesantren Ramadan dengan mengusung tema “Pesantren Ramadan Berbasis Smart Surau untuk Padang Juara.”

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting dalam upaya membina generasi muda yang agamis dan berkarakter.
Bertepatan dengan dimulainya program Pesantren Ramadan di seluruh masjid se-Kota Padang yang berlangsung selama tiga minggu ke depan, masjid yang dibangun oleh donatur Arab Saudi, World Assembly of Muslim Youth (WAMY), turut ambil bagian melalui berbagai kegiatan positif.
Program yang sejalan dengan gerakan Smart Surau yang disemarakkan Pemerintah Kota Padang ini diikuti puluhan siswa-siswi tingkat SD dan SMP yang berdomisili di Komplek Ardana dan sekitarnya.

Pesantren Ramadan 1447 H tersebut resmi dibuka pada hari ini dengan penuh antusias. Ketua Pengurus Masjid, Riki Yarman, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas semangat para peserta dan dukungan masyarakat.
“Kami sangat antusias dengan pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan di Masjid Abu Abdurrahman, terutama dalam momen Pesantren Ramadan 1447 H ini. Semoga menjadi langkah awal yang baik dalam membentuk generasi Qurani,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pesantren Ramadan, Deni Yanti, berharap kegiatan ini mampu membentuk karakter generasi muda yang beradab dan santun.
“Kami berharap ajang Pesantren Ramadan ini dapat menjadikan generasi di lingkungan perumahan memiliki sifat beradab, sopan santun, serta mampu menjaga ukhuwah antar sesama,” harapnya.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan masyarakat, Masjid Abu Abdurrahman optimistis dapat terus menjadi pusat pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai keislaman di lingkungan Pasar Ambacang dan sekitarnya.














