Wisata

Mengenal 3 ‘Laut Mati’ Versi Indonesia: Fenomena Kadar Garam Tinggi yang Memukau Wisatawan

×

Mengenal 3 ‘Laut Mati’ Versi Indonesia: Fenomena Kadar Garam Tinggi yang Memukau Wisatawan

Sebarkan artikel ini
4dc0e6dd 859a 47df 830c 17f344588601

ZONAPUBLIS – Istilah “Laut Mati” selama ini identik dengan danau hipersalin di perbatasan Yordania dan Israel.

Namun, tahukah Anda bahwa Indonesia juga memiliki beberapa titik perairan yang dijuluki sebagai “Laut Mati”?

Meski secara ilmiah tidak sepenuhnya sama dengan Laut Mati di Timur Tengah, ketiga lokasi ini menawarkan sensasi unik berupa daya apung yang tinggi akibat kadar garam (salinitas) yang melampaui rata-rata air laut biasa.

Berikut adalah tiga perairan di Indonesia yang mendapat julukan tersebut:

1. Pantai Tureloto, Nias Utara

Baca Juga  Trump–Prabowo Teken Perjanjian Dagang Bersejarah di Washington DC

Terletak di Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, Pantai Tureloto menjadi salah satu destinasi unggulan karena airnya yang sangat tenang.

Kadar garam di pantai ini cukup tinggi sehingga pengunjung dapat mengapung dengan mudah di permukaan air.

Berbeda dengan Laut Mati yang asli, ekosistem di Pantai Tureloto masih sangat hidup dengan hamparan terumbu karang yang indah.

2. Danau Kakaban, Kalimantan Timur

Danau yang terletak di Kepulauan Derawan ini terbentuk dari air laut yang terjebak di dalam daratan selama jutaan tahun.

Baca Juga  KKN Unand Dorong Pengembangan Potensi Wisata Nagari Mungo

Selain memiliki kadar garam yang membuat tubuh lebih mudah terangkat ke permukaan, Danau Kakaban tersohor karena habitat uniknya, yaitu ubur-ubur tanpa sengat.

Hal ini membuktikan bahwa meski dijuluki “mati” karena rasa asinnya, perairan ini justru menjadi rumah bagi spesies langka dunia.

3. Danau Laut Mati, Pulau Rote

Berada di Desa Sotimori, Nusa Tenggara Timur (NTT), danau air asin ini disebut-sebut sebagai yang paling mendekati karakteristik Laut Mati.

Salinitas di danau ini sangat tinggi hingga efek mengapungnya jauh lebih terasa dibandingkan perairan lainnya di Indonesia.

Baca Juga  7 Wisata Hits di Rangkasbitung untuk Liburan Akhir Tahun, Cocok Bareng Keluarga

Uniknya, di dasar danau ini ditemukan cangkang kerang dan siput yang umumnya hanya ditemukan di laut lepas, memperkuat teori bahwa danau ini terisolasi dari laut sejak lama.

Penting untuk dipahami bahwa julukan “Laut Mati” pada ketiga lokasi di atas lebih bersifat promosi pariwisata (branding) daripada istilah geografis ilmiah.

Tidak seperti Laut Mati di Yordania yang hampir tidak memungkinkan adanya kehidupan, perairan di Indonesia ini tetap kaya akan