Berita

Sindikat Ganja Manfaatkan Celah Bencana, BNNP Sumbar Ringkus Tiga Pelaku

×

Sindikat Ganja Manfaatkan Celah Bencana, BNNP Sumbar Ringkus Tiga Pelaku

Sebarkan artikel ini
616cfb35 c1d7 43f6 814c ba001c979603

ZONAPUBLIS – Di tengah perjuangan masyarakat Sumatera Barat menghadapi rentetan bencana alam, sindikat narkotika justru mencoba memanfaatkan situasi untuk mengedarkan barang haram.

Namun, langkah tersebut berhasil dipatahkan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat (Sumbar) melalui sebuah operasi penyergapan dramatis di jalur lintas Bukittinggi–Medan, Rabu (17/12/2025) dini hari.

Kepala BNNP Sumbar, Brigjen Pol Ricky Yanuarfi, mengungkapkan bahwa pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat mengenai rencana pengiriman ganja dalam skala besar dari Mandailing Natal, Sumatera Utara, menuju Bukittinggi.

”Bermula dari laporan masyarakat, tim kita langsuang turun,” katanya.

Baca Juga  K9 Polda Sumbar Temukan Barang Milik Korban Galodo Agusral di Belakang Kantor Bupati Solok

Tepat pukul 05.00 WIB, tim pemberantasan mencegat satu unit mobil Toyota Hiace berwarna silver di kawasan Jorong Batang Palupuh, Kabupaten Agam.

“Di dalam kendaraan tersebut, petugas mengamankan dua pria, berinisial AP (35) yang berprofesi sebagai sopir dan AS (38),” katanya.

Dalam penggeledahan yang disaksikan oleh perangkat nagari dan saksi masyarakat, petugas menemukan empat karung besar yang disembunyikan di bagian belakang mobil.

Isinya sangat mengejutkan: 100 paket besar ganja yang dibalut lakban cokelat siap edar.

Berdasarkan pengakuan kedua kurir tersebut, barang haram itu merupakan milik seseorang bernama S (53).

Baca Juga  Total Korban Meninggal Bencana Sumbar Capai 234 Jiwa, 95 Orang Masih Hilang

Tanpa membuang waktu, tim bergerak cepat melakukan pengembangan ke rumah tersangka di Kecamatan Baso, Kabupaten Agam.

Di lokasi tersebut, petugas berhasil meringkus S, seorang petani yang diduga kuat sebagai otak di balik penjemputan ganja dari Panyabungan.

”Pelaku inisial S pun mengakui keterlibatannya dalam memerintahkan pengiriman tersebut,” terangnya.

Selain 100 paket besar ganja, petugas turut menyita tiga unit telepon seluler dan mobil Toyota Hiace yang digunakan sebagai sarana transportasi.

Saat ini, ketiga tersangka telah mendekam di kantor BNNP Sumbar untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Baca Juga  Nelayan Hilang saat Menjaring di Muaro Sunua Ditemukan Meninggal Dunia

Brigjen Pol Ricky Yanuarfi menegaskan bahwa bencana bukan alasan bagi penegak hukum untuk mengendurkan pengawasan.

Ia mengapresiasi masyarakat yang tetap kritis dan proaktif melaporkan peredaran narkotika.

“Bersama, kita wujudkan Sumatera Barat Bersih Narkoba (Bersinar) menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya menutup laporan.

Langkah tegas ini menjadi peringatan keras bagi sindikat narkoba bahwa ruang gerak mereka tetap terpantau meski di tengah kondisi darurat bencana. (*)